Selasa, 13 Januari 2015

Kelulusan



Kelulusan
                Tahun terakhir ku di masa putih abu-abu sangatlah indah, semua yang kita dapat ada di masa ini,, persahabatan, persaudaraan, cinta, kasih sayang, tangis, musuh, semuanya ada di masa putih abu-abu. Aku berada di kelas 12 ipa 1 dimana semuanya terasa indah dan nyaman. Aku dan sahabat-sahabat ku selalu berbagi cerita dalam suka maupun duka, hari-hari yang aku lewati tidak pernah terlewatkan tanpa tawa dari mereka semua.
                Kita mulai dari hari senin. Seperti biasanya, hari senin selalu di awali dengan upacara pengibaran bendera, dan aku selalu berada di barisan kedua dari depan, dan yang berada di depan ku adalah teman dekat ku bernama Ilham, sedangkan temann-teman ku yang lainnya berada di barisan belakang, sebab mereka terlalu tinggi untuk berada di barisan depan. Setelah upacara selesai jam olahraga kami pun tiba, semuanya memakai pakaian olahraga dan kami pun berolah raga dengan candaan dan tawa yang membuat kami semuanya tampak releks, setelah semuanya selesai guru kami pak Asep namanya, selali meluangkan waktu 30 menit untuk mengganti pakaian kami dengan seragam putih abu-abu, namun aku dan teman-teman ku justru sebaliknya, waktu tersebut selalu kami gunakan untuk bermain futsal di lapangan sekolah, dan bermain sampai bel pergantian jam berganti da akhirnya aku dan sepuluh orang lainnya tidak mengganti pakaian kami, melainkan melanjutkan pelajaran dengan memakai seragam olahraga kami.
                Jam pelajaran kedua pun telah usai dan itu berarti waktu istirahat pun tiba dan kami melanjutkan permainan futsal kami yang tertunda, namun permainan kali ini berbeda sebab kami bermain dengan kelas lain, dan waktu istirahat seperti ini selalu kami lakukan setiap hari sebelum Ujian Nasional (UN) di laksanakan. Teman ku Maharani, dia selalu rajin menghitung tanggal UN sejak H min (H-) 300 sampai seminggu sebelum UN di laksanakan, tetapi ada salah satu teman ku yang selalu mencairkan suasana yaitu Rangga, setiap hari dia lah yang datang paling pagi daripada yang lainnya, kebiasaannya adalah dating pagi-pagi, kemudian menyalakan computer dan memular music hiphop, sehingga setiap penghuni kelas yang baru datang akan bersemangat dan memulai hari dengan keceriaan.
                Segalanya telah kami lewati dengan keceriaan, kegembiraan, walau terkadang sedikit gesekan teman-teman ku menghiasi atmosfer kelas kami tapi kesolidaritasan kami sangatlah tinggi. Jadi kami selalu berfikir dewasa dan tidak pernah memperpanjang masalah.
                Hari Ujian pun telah di mulai dan semuanya sangat antusias dengan hari itu. Setiap aku bertanya pada mereka “apakah sudah belajar? “ mereka semua menjawab dengan kompak yaitu itu “tidak sama sekali” , dan aku pun sama seperti mereka. Malam sebelum ujian dimulai aku dan kawan-kawan ku hanya bermain permainan di laptop, sama sekali jauh dari kata belajar. Namun hanya dengan bermain aku dan kawan-kawan ku bias berfikir lebih jernih dari biasa, apalagi jika harus berhadapan dengan ujian yang setiap siswa tunggu dan sangat membebani seluruh siswa di seluruh Indonesia. Tujuh hari kami menjalankan ujian nasional dan semuanya berbuah manis. Aku dan teman-teman ku masuk daftar sepuluh bersar nilai ujian terbaik di sekolahku, padahal kami tidaklah belajar sama sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar